Subscribe

Lanjutkan Normalisasi SKM Sektor Pelita November 2026, Pemkot Samarinda Kembangkan Konsep RTH dan Pariwisata Air

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Pemerintah Kota Samarinda bersiap melanjutkan proyek normalisasi Sungai Karang Mumus di sektor Kelurahan Pelita pada November 2026. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen prioritas pemerintah daerah dalam mengoptimalkan sistem pengendalian banjir di Kota Tepian.

Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan bahwa alokasi anggaran untuk penanganan sektor Pelita yang mencakup dua kelurahan telah dialokasikan dalam APBD tahun ini. Hal itu disampaikannya saat meninjau langsung bantaran SKM di kawasan Jalan Tarmidzi dan Jalan Muso Salim. Sementara untuk penataan lanjutan di area Jalan Tarmidzi dan Jalan Abdul Muthalib dijadwalkan bergulir pada 2027.

Proyek penataan strategis ini juga bakal menyasar kawasan Sungai Dama melalui pelebaran jalan, pembangunan trotoar, serta penyediaan Ruang Terbuka Hijau. Dalam peninjauannya, Andi Harun memastikan aktivitas sosial warga seperti titik kumpul komunitas catur lokal akan tetap dipertahankan dan ditata ulang agar tetap estetis. Pihak kecamatan dan kelurahan setempat juga diminta bermusyawarah dengan warga terkait rencana integrasi dua fasilitas masjid di Gang Ara Jelawat ke dalam konsep kawasan baru.

Untuk jangka panjang, Pemkot Samarinda menggagas integrasi kawasan SKM dengan sektor pariwisata daerah. Salah satu inovasinya adalah merevitalisasi perahu transportasi air tradisional, Tambangan, menjadi moda berkapasitas 10 hingga 40 penumpang yang terkoneksi dengan Teras Samarinda dan kawasan pecinan. Seluruh pengerjaan akan dieksekusi secara bertahap sesuai kemampuan APBD sembari menjajaki potensi dukungan dana pusat. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *