Genjot Potensi Karbon Biru, BRIDA Kaltim dan Mitra Kembangkan Riset Restorasi Lamun Pesisir
Samarinda, nusaetamnews.com : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kalimantan Timur menggandeng Yayasan Ekonomi Keanekaragaman Hayati Laut Indonesia serta Fakultas Perikanan Universitas Mulawarman untuk mengembangkan riset restorasi lamun. Langkah inovatif ini ditujukan untuk memulihkan fungsi ekologis laut sekaligus memaksimalkan potensi penyimpanan karbon biru di kawasan pesisir Kaltim.
Kepala BRIDA Kaltim, Fitriansyah, menjelaskan bahwa penelitian bertajuk “Blue Carbon Research Series” ini menerapkan metode pemulihan berbasis persemaian. Lewat pendekatan tersebut, benih tanaman dibudidayakan terlebih dahulu di fasilitas laboratorium agar memiliki daya tahan tinggi sebelum ditransplantasikan ke laut lepas.
Pada tahap awal, tim peneliti mengumpulkan buah lamun jenis Enhalus acoroides dan menyemai sebanyak 637 biji di fasilitas laboratorium pembenihan Balikpapan. Benih-benih tersebut dirawat dalam kolam ber-aerator selama sembilan minggu sebelum akhirnya diuji coba penanamannya kembali ke habitat alami pada pertengahan September 2026.
Direktur YEKHALI, Auliansyah, menambahkan bahwa restorasi padang lamun menjadi solusi konkret berbasis alam untuk mengatasi perubahan iklim global. Selain menjaga kelestarian ekosistem laut, data akurat mengenai laju penyerapan dan cadangan karbon dari padang lamun ini diharapkan mampu menjadi fondasi kuat untuk membuka peluang skema pembiayaan serta komersialisasi kredit karbon demi kesejahteraan masyarakat pesisir. (ant/one)