Harga Rumah Baru di Balikpapan Naik pada Triwulan II 2026, KPR Dominasi Pembiayaan
Balikpapan, nusaetamnews.com : Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan mencatat kenaikan harga rumah baru pada triwulan II 2026 dengan Indeks Harga Properti Residensial mencapai 107,58 atau tumbuh 1,19 persen secara tahunan. Kenaikan harga ini didorong oleh penyesuaian biaya bahan bangunan serta kenaikan upah tenaga kerja yang ditanggung pengembang.
Kepala Perwakilan BI Balikpapan Robi Ariadi membeberkan bahwa rumah tipe besar mencatat kenaikan harga tertinggi sebesar 2,02 persen, disusul tipe kecil 1,71 persen, dan tipe menengah sebesar 0,46 persen.
Dari sisi pasar, penjualan rumah baru tercatat sebanyak 75 unit dari 30 pengembang yang disurvei. Meski penjualan secara tahunan masih terkontraksi 50,66 persen, angka ini menunjukkan tren pemulihan dibanding kuartal sebelumnya. Penjualan tipe kecil dan besar mulai membaik, sementara tipe menengah mengalami penurunan karena konsumen cenderung lebih selektif menyesuaikan anggaran. Secara kuartalan, tipe menengah justru melesat 17,6 persen dan tipe kecil tumbuh 8,3 persen.
Skema Kredit Pemilikan Rumah masih mendominasi metode pembayaran dengan porsi 72 persen, diikuti tunai bertahap 24 persen dan tunai keras 4 persen. Total penyaluran KPR di Balikpapan menembus Rp5,01 triliun dengan rasio kredit bermasalah yang tetap terjaga sehat.
Sementara itu, harga properti komersial seperti ruko, hotel, dan perkantoran relatif stabil di angka 105,70. BI menilai masifnya pembangunan IKN, proyek RDMP Pertamina, serta denyut industri lokal menjadi stimulus kuat yang menjaga prospek sektor real estat Balikpapan tetap cerah ke depan. (ant/one)