Subscribe

OIKN Edukasi Warga Ibu Kota Nusantara Terapkan Pengelolaan Lahan Tanpa Bakar Demi Cegah Karhutla

2 minutes read

Penajam Paser Utara, nusaetamnews.com : Otorita Ibu Kota Nusantara terus bergerak masif mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan lahan tanpa bakar. Edukasi ini menjadi strategi krusial untuk mengendalikan risiko kebakaran hutan dan lahan di kawasan IKN yang membentang di wilayah Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN Myrna Safitri menjelaskan bahwa langkah ini merupakan masa transisi untuk mengikis metode tradisional tebang bakar yang masih lazim digunakan sebagian petani.

Gerakan ini merupakan implementasi nyata dari Surat Edaran Kepala OIKN yang secara tegas melarang pembukaan lahan dengan cara membakar, pembakaran sampah sembarangan, hingga membuang puntung rokok yang masih menyala. Langkah ketat ini diambil mengingat ulah manusia menjadi pemicu utama karhutla, selain faktor swabakar batu bara.

Data OIKN mencatat hingga 31 Agustus 2026 telah terdeteksi 173 titik panas yang tersebar di 23 desa dan kelurahan, dengan kejadian karhutla di 55 titik. Guna menekan angka tersebut, OIKN mendorong transformasi budi daya pertanian agar sejalan dengan visi IKN sebagai kota hutan yang hijau dan lestari.

Melalui pelatihan intensif, warga dan petani diajarkan teknik pengolahan tanah terkendali, pembuatan kompos, hingga penerapan mulsa organik. Praktik ini terbukti ampuh mencegah risiko kebakaran, menekan emisi karbon, sekaligus menjaga kesuburan tanah.

Myrna mengajak seluruh masyarakat di kawasan IKN untuk memanfaatkan pendampingan ini secara optimal. Pengelolaan lahan tanpa bakar diharapkan tak hanya melindungi lingkungan dari amukan api, tetapi juga mampu mendongkrak produktivitas pertanian warga secara berkelanjutan. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *