Pemprov Kaltim Apresiasi Target Cetak 20 Ribu Hektare Sawah Baru di Kutai Timur
Balikpapan, nusaetamnews.com : Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memberi acungan jempol atas komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur yang membidik target cetak 20.000 hektare sawah baru demi mengejar swasembada beras. Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menegaskan sektor pertanian harus menjadi tumpuan masa depan daerah agar tidak terus-menerus bergantung pada sumber daya alam tak terbarukan seperti migas dan batu bara. Rudy pun mendorong Pemkab Kutim merapat bersama kelompok tani, TNI-Polri, dan swasta, serta menyarankan agar area persawahan turut dikembangkan menjadi destinasi agrowisata.
Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman membeberkan bahwa strategi perluasan sawah ini bakal memanfaatkan lahan-lahan tidur secara bertahap dalam kurun waktu lima tahun ke depan. Kebutuhan pencetakan lahan ini terbilang mendesak mengingat Kutim masih mengalami defisit pasokan beras sekitar 20.000 ton per tahun dari total kebutuhan warga sebesar 38.000 ton.
Tahapan dan realisasi program cetak sawah baru di Kutai Timur meliputi:
Kondisi Eksisting: Luas kawasan sawah aktif saat ini baru menyentuh sekitar 2.600 hektare yang tersebar di Kecamatan Kaliorang, Bengalon, Kaubun, dan Long Mesangat, dengan produktivitas 3,5 hingga 4,8 ton gabah per hektare.
Target Antara: Membidik pembentukan lumbung pangan seluas 10.000 hektare pada tahap awal.
Realisasi Lapangan: Cetak sawah rakyat baru tahap pertama sudah terealisasi seluas 553 hingga 600 hektare di Kecamatan Long Mesangat dan Bengalon.
Melalui perluasan lahan, mekanisasi teknologi, dan penggunaan bibit unggul, Pemkab Kutim optimistis dapat mendongkrak produksi gabah lokal sekaligus memangkas ketergantungan pasokan beras dari Jawa dan Sulawesi. (ant/one)