Subscribe

Kutai Barat Butuh Generasi Unggul, Bukan Sekadar Jadi Penonton

2 minutes read

KUTAI BARAT – Peresmian Aula SMK Negeri 3 Sendawar, Sabtu (4/7/2026) menjadi lebih dari sekadar penambahan fasilitas pendidikan. Di hadapan ratusan siswa, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud mengirim pesan tegas bahwa masa depan Kutai Barat berada di tangan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing.
Gedung aula senilai Rp4,7 miliar yang diresmikan itu diharapkan menjadi ruang lahirnya berbagai aktivitas pembelajaran, pengembangan karakter, hingga kreativitas siswa.
Namun bagi Rudy Mas’ud, bangunan hanyalah sarana. Yang jauh lebih penting adalah kualitas manusia yang akan mengisinya.
“Kepada kalian semua, jadilah generasi yang unggul dan berkarakter. Kutai Barat akan sangat memerlukan kalian di masa depan,” ujar Rudy disambut tepuk tangan para siswa.
Ia menilai Kutai Barat memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar. Karena itu, masyarakat lokal harus mampu menjadi pelaku utama pembangunan, bukan hanya menjadi penonton ketika peluang ekonomi terus berkembang.
Menurutnya, pendidikan menjadi jalan utama untuk menciptakan sumber daya manusia yang mampu mengelola potensi daerah. Namun kemajuan pendidikan harus berjalan seiring dengan penguatan karakter dan nilai-nilai keimanan.
“Pendidikan yang maju akan melahirkan bangsa yang maju. Tetapi karakter dan keimanan harus tetap menjadi fondasinya,” tegasnya.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Armin menjelaskan, SMK Negeri 3 Sendawar berdiri sejak 2009 di atas lahan seluas sekitar 23.764 meter persegi. Saat ini sekolah memiliki 443 siswa yang terbagi dalam 16 rombongan belajar, didukung 34 guru serta tiga tenaga kependidikan.
Sekolah tersebut membuka tiga kompetensi keahlian, yakni Teknik Alat Berat, Teknik Kendaraan Ringan, serta Desain Permodelan dan Informasi Bangunan. Fasilitasnya pun terus berkembang, mulai dari bengkel praktik, laboratorium, ruang praktik siswa hingga ruang kelas yang mendukung pembelajaran vokasi.
Armin juga memaparkan tren positif lulusan SMK di Kalimantan Timur. Dalam tiga tahun terakhir, lebih dari separuh lulusan berhasil terserap ke dunia kerja, sementara sisanya memilih berwirausaha maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kondisi ini menunjukkan pendidikan vokasi semakin mampu menjawab kebutuhan dunia usaha dan industri.
Usai meresmikan aula, Rudy Mas’ud meninjau ruang praktik siswa. Ia melihat langsung berbagai fasilitas pembelajaran, mulai dari mesin praktik hingga peralatan alat berat yang menjadi sarana utama bagi siswa untuk mengasah kompetensi sebelum terjun ke dunia kerja.
Dalam kunjungan itu, Gubernur didampingi Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, para asisten, serta jajaran pimpinan perangkat daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *