Jangan Lengah! Sekda PPU Instruksikan OPD Strategis Siaga Tempur Hadapi Bencana
Penajam, nusaetamnews.com : Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memberikan peringatan keras kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis untuk tidak terbuai dengan kondisi wilayah yang relatif landai. Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar, menginstruksikan seluruh instansi terkait untuk berada dalam posisi siaga penuh guna mengantisipasi bencana alam yang bisa datang sewaktu-waktu.
Tohar menekankan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya soal mental, melainkan evaluasi teknis menyeluruh terhadap infrastruktur penanganan bencana yang ada.
“Seluruh OPD yang bersinggungan langsung dengan penanganan bencana harus tetap dalam kondisi siap siaga. Lakukan evaluasi total terhadap perlengkapan dan peralatan yang dimiliki,” tegas Tohar di Penajam, Rabu (15/4).
Pendekatan Skenario Terburuk
Mengingat karakter bencana alam yang tidak terprediksi, Sekda meminta setiap instansi menggunakan kacamata “skenario terburuk” dalam melakukan pemetaan risiko. Hal ini bertujuan agar standar operasional dan kesiapan alat benar-benar berada di titik maksimal.
Dinas dan badan yang menjadi ujung tombak dalam instruksi ini meliputi:
- BPBD & Pemadam Kebakaran: Inti dari penanganan tanggap darurat.
- Satpol PP: Pendukung ketertiban dan keamanan di lokasi bencana.
- Brigade Pengendali Api (Dinas Pertanian): Fokus pada pencegahan karhutla di sektor perkebunan.
Verifikasi Alat: Pastikan Siap Pakai, Bukan Sekadar Ada
Tohar menggarisbawahi pentingnya proses identifikasi dan verifikasi aset. Ia memerintahkan setiap OPD untuk mengecek kembali rekapitulasi peralatan, mulai dari jumlah, jenis, hingga kelayakan fungsi.
“Kesiapan harus dibangun sejak dini, justru di saat kondisi wilayah masih normal. Jangan sampai saat situasi darurat terjadi, kita baru menyadari ada peralatan yang rusak atau tidak lengkap,” ujarnya.
Identifikasi Poin Krusial
Langkah preventif ini mencakup pengecekan rutin pada:
- Ketersediaan Alat: Memastikan stok logistik dan alat berat dalam kondisi lengkap.
- Kondisi Fisik: Verifikasi mesin, kendaraan operasional, dan perlengkapan perlindungan diri.
- Optimalisasi Sistem: Memastikan alur koordinasi antar-instansi berjalan mulus tanpa hambatan birokrasi saat krisis melanda.
Dengan instruksi ini, Pemkab PPU menargetkan respons cepat (quick response) yang lebih solid seiring dengan posisi strategis PPU sebagai wilayah penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN). (ant/one)