Subscribe

Kutim Kucurkan Rp500 Juta, Amankan 1.200 Hektare Sawah dari Risiko Gagal Panen

2 minutes read

SANGATTA, Kaltim, nusaetamnews.com : Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) resmi memasang “sabuk pengaman” bagi sektor pertanian di wilayahnya. Pada tahun 2026, Pemkab menggelontorkan anggaran sebesar Rp500 juta untuk memproteksi 1.200 hektare sawah rakyat melalui program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutim, Dyah Ratnaningrum, menegaskan bahwa langkah ini adalah instrumen krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi petani dari ancaman gagal panen yang kerap membayangi.

Proteksi Finansial: Tanam Tenang, Panen Aman

Dalam program ini, Pemkab Kutim menggandeng PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) untuk memastikan skema perlindungan berjalan tepat sasaran. Berdasarkan verifikasi faktual di lapangan, terpilih 1.200 hektare sawah di berbagai sentra produksi padi untuk mendapatkan jaminan.

Detail Skema AUTP Kutim:

  • Total Anggaran: Rp500 juta.
  • Besaran Premi: Rata-rata Rp416 ribu per hektare.
  • Nilai Klaim: Petani mendapatkan ganti rugi hingga Rp12 juta per hektare jika terjadi gagal panen.

“Nilai klaim Rp12 juta ini menjadi sandaran ekonomi. Petani tidak perlu panik lagi jika menghadapi musibah, karena ada modal untuk menanam kembali di musim berikutnya,” jelas Dyah di Sangatta, Sabtu (11/4/2026).

Mitigasi Risiko Pertanian Berkelanjutan

Dyah menjelaskan bahwa asuransi ini meng- cover berbagai risiko produksi, mulai dari bencana alam seperti banjir dan kekeringan, hingga serangan organisme pengganggu tanaman (OPT).

“Kami ingin memperkuat daya tahan sektor pertanian. Dengan perlindungan finansial ini, risiko yang selama ini membayangi petani bisa diminimalkan dampaknya,” tambahnya.

Tepat Sasaran & Berkelanjutan

Data penerima manfaat telah melalui proses verifikasi lapangan yang ketat untuk memastikan program ini sejalan dengan kondisi riil di akar rumput. Ke depan, Pemkab Kutim membuka peluang untuk memperluas cakupan lahan yang dilindungi asuransi demi mewujudkan kedaulatan pangan yang lebih tangguh di Bumi Etam. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *